Selasa, 01 Januari 2013

TUGAS PSI

PERTEMUAN 9
SISTEM ELECTRONIC BUSINESS


E-BUSINESS TIDAK SAMA DENGAN DENGAN E-COMMERCE. E-BUSINESS JAUH LEBIH LUAS LINGKUPNYA, LEBIH DARI SEKEDAR TRANSAKSI KARENA MENGARAH PADA PENGGUNA, DENGAN KOMBINASI TEKNOLOGI SERTA BENTUK LAINNYA DARI KOMUNIKASI ELEKTRONIK, UNTUK MEMUNGKINKAN DILAKUKANNYA JENIS AKTIVITAS BISNIS APA PUN. E-BUSINESS MELIPUTI E-COMMERCE YANG MELIBATKAN PEMBELIAN DAN PENJUALAN , SERTA PEMASARAN DAN PELAYANAN PRODUK, JASA, DAN INFORMASI

BANYAK PERUSAHAAN KINI MENGGUNAKAN TI UNTUK MENGEMBANGKAN SISTEM LINTAS FUNGSI PERUSAHAAN TERINTEGRASI, YANG MELINTASI BERBAGAI BATAS FUNGSI TRADISIONAL BISNIS AGAR DAPAT MEREKAYASA ULANG DAN MENINGKATKAN PROSES BISNIS YANG PENTING DI SEMUA LINTAS FUNGSI PERUSAHAAN. 
HAL INI BIASANYA MELIBATKAN PEMASANGAN SOFTWARE ENTERPRISE RESOURCE PLANNING (ERP), MANAJEMEN RANTAI PASOKAN (SCM) , ATAU MANAJEMEN HUBUNGAN PELANGGAN (CRM) 


ERP ADALAH TULANG PUNGUNG TEKNOLOGI DARI E-BUSINESS, SEBUAH KERANGKA KERJA TRANSAKSI KESELURUHAN PERUSAHAAN DENGAN BERBAGAI HUBUNGAN KE PEMROSESAN PESANAN PENJUALAN, MANAJEMEN DAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN, PERENCANAAN PRODUKSI DAN DISTRIBUSI, SERTA KEUANGAN. 





KOMPONEN APLIKASI UTAMA DARI ERP


CRM MENGELOLA HUBUNGAN PELANGGAN MELIBATKAN DUA TUJUAN YANG SALING BERKAITAN: PERTAMA, MEMBERI ORGANISASI DAN SEMUA KARYAWANNYA YANG BERHADAPAN DENGAN PELANGGAN, SATU PANDANGAN LENGKAP TENTANG SETIAP PELANGGAN DI SETIAP HAL DAN DI LINTAS SEMUA SALURAN; DAN, KEDUA, MEMBERI PELANGGAN SATU PANDANGAN LENGKAP TENTANG PERUSAHAAN DAN SALURAN-SALURANNYA YANG LUAS.  



SCM, BANYAK PERUSAHAAN KINI MENJADIKAN MANAJEMEN RANTAI PASOKAN (SUPPLY CHAIN MANAGEMENT-SCM) SEBAGAI TUJUAN STRATEGIS UTAMA DAN USAHA AWAL UNTUK PENGEMBANGAN APLIKASI E-BUSINESS BESAR. 
SCM MEMBANTU PERUSAHAAN MENDAPATKAN PRODUK YG TEPAT PADA TEMPAT YANG TEPAT DALAM WAKTU YG TEPAT, DENGAN JUMLAH YG TEPAT SERTA BIAYA YANG WAJAR.





INTEGRASI APLIKASI PERUSAHAAN, MENGHUBUNGKAN APLIKASI KANTOR DEPAN DENGAN BELAKANG. SEPERTI CRM DENGAN ERP.

Add caption

















SISTEM PEMROSESAN TRANSAKSI ADALAH BERBAGAI KEGIATAN YG TERJADI SEBAGAI BAGIAN DARI AKTIVITAS BISNIS, SEPERTI PENJUALAN, PEMBELIAN, PENYIMPANAN, PENARIKAN, PENGEMBALIAN, DAN PEMBAYARAN. SIKLUS PEMROSESAN TRANSAKSI.


SISTEM KERJA SAMA PERUSAHAAN ADALAH SISTEM INFORMASI LINTAS FUNGSI YG MENINGKATKAN KOMUNIKASI, KOORDINASI, DAN KERJA SAMA ANTARA ANGGOTA TIM BISNIS DAN KELOMPOK KERJA. 



SISTEM FUNGSIONAL BISNIS ADALAH BERBAGAI JENIS SISTEM INFORMASI MENDUKUNG BERBAGAI FUNGSI BISNIS.



SISTEM PEMASARAN BERHUBUNGAN DENGAN PERENCANAAN, PROMOSI, DAN PENJUALAN PRODUK YANG ADA DALAM PASAR, PENGEMBANGAN PRODUK, SERTA PELAYANAN PELANGGAN


SISTEM INFORMASI PRODUKSI MENDUKUNG FUNGSI PRODUKSI / OPERASI YANG MELIPUTI SEMUA AKTIVITAS YANG BERKAITAN DENGAN PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN PROSES MENGHASILKAN BARANG ATAU JASA. 





SISTEM MANAJEMEN KEUANGAN, MENDUKUNG MANAJER BISNIS DAN PARA PRAKTISI DALAM KEPUTUSAN YG BERKAITAN DENGAN KEUANGAN BISNIS DAN PENGENDALIAN SUMBER DAYA KEUANGAN




PERTEMUAN 10
SISTEM ELECTRONIC COMMERCE



E-COMMERCE LEBIH DARI SEKEDAR MEMBELI DAN MENJUAL PRODUK SECARA ONLINE. E-COMMERCE MELIPUTI SELURUH PROSES DARI PENGEMBANGAN, PEMASARAN, PENJUALAN, PENGIRIMAN, PELAYANAN, DAN PEMBAYARAN UNTUK BERBAGAI PRODUK DAN JASA YG DIPERJUALBELIKAN DALAM PASAR GLOBAL BERJARINGAN PARA PELANGGAN, DENGAN DUKUNGAN DARI JARINGAN PARA MITRA BISNIS DI SELURUH DUNIA.

Jenis transaksi E-Commerce
1.Bisnis ke Bisnis (B2B) (Penjual atau pembeli adalah organisasi)
2.Bisnis ke Konsumen (B2C) ( Penjual adalah perusahaan, dan pembeli konsumen)
3.Konsumen ke konsumen (C2C) ( pelanggan ke pelanggan)
4.Konsumen ke Bisnis (C2B) ( Konsumen memberitahu kebutuhan dan pemasok bersaing untuk menyediakan produk. 
5. Perdagangan Intrabisnis
Perusahan menggunakan   EC    secara     internal 
untuk memperbaiki operasinya.
6. Pemerintah ke Warga dan Pihak lain
Pemerintah   menyediakan   layanan   ke       para 
warganya melalui teknologi EC. 
7. Perdagangan Mobile
Ketika e-commerce dilakukan    dalam    lingkungan 
nirkabel,    seperti      dengan       telpon        disebut 
m-commerce

Ruang lingkup EC:
1.Orang, yaitu para penjual, pembeli, perantara, ahli sistem informasi
2.Kebijakan politik, terdapat berbagai isu hukum dan kebijakan serta peraturan lainnya.
3.Pemasaran dan periklanan, EC untuk mendukung pemasaran dan periklanan sperti bisnis lainnya.
4.Layanan pendukung, layanan dari pembayaran hingga pengiriman pesanan serta pembuatan isi formulir.  

Manfaat   E-Commerce :
Akses ke sejumlah besar produk dan jasa, 24 jam 
Sehari.
Keterbatasan E-Commerce:
Kurangnya standar keamanan yang diterima secara 
Universal.
Bandwith telekomunikasi yang tidak cukup.
Mahalnya harga akses.

Katalog Elektronik
1.Dinamika presentasi informasi
Katalog dapat dalam teks atau gambar.
2.Tingkat penyesuaian
Katalog   dapat   dalam    bentuk    standar    atau 
disesuaikan.

Aplikasi Bisnis ke Pelanggan
Ruang Pamer Elektronik. Ratusan ribu ruang pamer elektronik dapat ditemukan di internet, masing-masing dengan alamat internetnya sendiri.
Mal Elektronik. Kumpulan berbagai toko terpisah di bawah satu alamat internet. Ide dasar mal elektronik sama dengan mal belanja biasa.

Periklanan Online
- Periklanan adalah usaha untuk menyebarluaskan informasi agar dapat mendorong transaksi pembeli dan penjual. 
 Iklan internet dapat mencapai banyak sekali calon pelanggan potensial diseluruh dunia, dan kadang lebih murah jika dibandingkan dengan iklan cetak (koran dan majalah). 

Iklan internet memiliki kelemahan, yang kebanyakan berkaitan dengan kesulitan untuk mengukur efektivitas dan penentuan biaya iklan tersebut. 

Iklan E-Mail. Orang bagian pemasaran mengembangkan atau membeli daftar alamat e-mail, memasukkannya dalam basis data pelanggan, dan kemudian mengirimkan iklan melalui e-mail.

Iklan yang Tidak Diinginkan. Spamming adalah distribusi sembarang (tidak pandang bulu) iklan elektronik tanpa izin dari penerimanya. 


Aplikasi B2B
Dalam aplikasi business to business (B2B), para pembeli, penjual, dan berbagai transaksi melibatkan perusahaan saja.
Beberapa model bisnis untuk aplikasi B2B. Beberapa yang terkenal adalah pasar penjualan, pasar pembelian dan perdagangan elektronik.

Pasar Penjualan. Perusahaan mencoba untuk menjual berbagai produk atau jasanya ke perusahaan lain secara elektronik dari pasar elektroniknya dan /atau dari situs pihak ketiga.


Perdagangan Elektronik. Terdapat 4 jenis dasar perdagangan:
1. Distribusi vertikal untuk bahan baku langsung. Biasanya dalam jumlah besar dan dalam jangka panjang.
2. Perdagangan vertikal untuk bahan baku tidak langsung. Bahan baku dibeli berdasarkan Kebutuhan. Pembeli dan penjual mungkin saja tidak saling kenal.
3.  Distributor horizontal. Pasar elektronik “banyak ke banyak” untuk bahan tidak langsung, seperti peralatan kantor, yang digunakan oleh industri apa saja. 
4. Perdagangan fungsional. Dapat menemukan tenaga kerja sementara untuk perusahaan.

EC Intrabisnis dan Bisnis Ke Karyawan (B2E) 
E-Commerce dapat dilakukan tidak hanya antarmitra bisnis tetapi juga dalam perusahaan. Aktivitas semacam ini disebut sebagai EC intrabisnis.

Perdagangan B2E
Perusahaan menemukan berbagai cara untuk melakukan bisnis secara elektronik dengan para karyawannya. Contoh: perusahaan menyebarkan informasi ke para karyawan melalui intranet perusahaan


E-commerce antara dan antarunit dalam Perusahaan
Perusahaan sering kali terdiri atas berbagai unit bisnis strategis yang menjual dan membeli bahan baku, produk dan jasa. Contoh: dealer milik perusahaan, yang membeli berbagai barang dari perusahaan induknya.

Layanan Pendukung E-Commerce 
Implementasi EC    membutuhkan   pelayanan 
pendukung:
- Pembayaran Elektronik
- Pemenuhan Pesanan

1) Pembayaran Elektronik
Pembayaran adalah bagian integral dari menjalakan bisnis, baik secara tradisional maupun secara online. Uang tunai tidak dapat digunakan karena tidak ada kontak langsung. Untuk alasan ini, dibutuhkan sistem pembayaran elektronik. Beberapa pembayaran yang populer:
   1. Cek Elektronik, pelanggan akan mengirimkan email berisi cek elektronik yang dienkripsi ke penjual. 
    2. Kartu kredit elektronik, memungkinkan untuk membebankan pembayaran secara online ke rekening kartu kredit seseorang 

2) Pemenuhan Pesanan
Perusahaan harus melakukan berbagai aktivitas pemenuhan pesanan: menemukan berbagai produk untuk dikirim, mengepaknya, mengatur paket tersebut untuk dikirim ke lokasi pelanggan. Terkadang pelanggan juga menerima instruksi untuk melakukan perakitan terhadap barang yang dikirm. 


PERTEMUAN 11
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN

JENIS -  JENIS  KEPUTUSAN   MENURUT
SIMON :
1.KEPUTUSAN TERPROGRAM 
Bersifat berulang dan rutin, sampai pada batas hingga suatu prosedur pasti telah dibuat untuk menanganinya sehingga keputusan tersebut tidak perlu diperlakukan de novo ( sebagai sesuatu yang baru) tiap kali terjadi
2. KEPUTUSAN TAK TERPROGRAM
Bersifat baru, tidak terstruktur, dan jarang konsekuen. Tidak ada metode yang pasti untuk menangani masalah ini karena belum pernah ada sebelumnya, atau karena sifat dan struktur persisnya tidak terlihat atau rumit, atau karena begitu pentingnya sehingga memerlukan perlakuan khusus.   

TAHAP – TAHAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN MENURUT SIMON :
1. Kegiatan intelijen. 
Mengamati lingkungan untuk mengetahui kondisi – kondisi yang perlu diperbaiki.
2. Kegiatan merancang.
Menemukan, mengembangkan dan menganalisis berbagai alternatif tindakan yang mungkin
3. Kegiatan memilih.
Memilih satu rangkaian tindakan tertentu dari beberapa yang tersedia.
4. Kegiatan menelaah.
Menilai pilihan – pilihan yang yang lalu.
Empat tahapan simon ini berhubungan dengan langkah – langkah pendekatan sistem.


DICIPTAKANNYA ISTILAH DSS
Dss diciptakan oleh g. Anthony gorry dan michael s. Scott morton, keduanya profesor.
Mereka merasa perlu suatu kerangka kerja untuk mengarahkan aplikasi komputer kepada pengambilan keputusan manajemen




Jenis yang memberikan dukungan paling sedikit adalah jenis yang memungkinkan manajer  
1. mengambil elemen – elemen informasi. Manajer dapat bertanya pada database untuk mendapatkan angka penjualan dari salah satu wilayah pemasaran.
2. menganalisis semua file.  Manajer dapat bertanya pada database mengenai suatu laporan khusus yang menggunakan data dari file persediaan. Contoh lainnya adalah laporan gaji bulanan yang disiapkan dari file gaji.
3. menyiapkan laporan dari berbagai file. Contoh laporan seperti itu adalah perhitungan rugi-laba dan analisis penjualan produk menurut pelanggan. Ketiga jenis pertama dss ini memberikan dukungan dalam bentuk laporan khusus sebagai jawaban atas database query, dan laporan periodic. Tiga jenis terakhir dss melibatkan penggunaan model matematika.
4. memperkirakan akibat keputusan. Mungkin manajer memasukkan suatu harga ke dalam model penentuan harga untuk melihat dampaknya pada laba bersih. Model tersebut menjawab misalkan : anda menurunkan harga menjadi rp.25.000,- maka laba bersih akan naik sebesar rp.5.000.000,-. Model tersebut tidak dapat menentukan apakah rp.25.000,- merupakan harga terbaik, hanya menentukan apa yang mungkin terjadi jika keputusan itu dibuat.
5. mengusulkan keputusan. Misalnya seorang manajer manufaktur memasukkan data yang menjelaskan pabrik dan peralatannya, dan suatu model pemrograman linier menentukan tata letak yang paling efisien. 6.membuat keputusan untuk manajer.   Contoh suatu model computer yang menentukan premi asuransi. Operator entry data mengetik data seperti “pria, dibawah 25 thn, namanya, dll kemudian computer menghitung preminya. Manajemen perusahaan asuransi sangat yakin pada model tersebut sehingga mereka membiarkannya membuat keputusan – keputusan tertentu. 

Penggunaan sistem pendukung keputusan
Penggunaan DSS melibatkan proses pemodelan analitis yang interaktif.

Tujuan dss
 Membantu manajer membuat keputusan untuk memecahkan masalah semi-terstruktur.
 Mendukung penilaian manajer bukan mencoba menggantikannya.


MODEL DSS GAMBAR DI BAWAH INI MENUNJUKKAN BAHWA DATA DAN INFORMASI Dimasukkan ke dalam database dari lingkungan. Database juga berisi data yang disediakan oleh sia. Isi dari database digunakan oleh tiga subsistem perangkat lunak. Terdiri dari : 1. Perangkat lunak penulis laporan 2. Model matematika 3. Groupware PERANGKAT LUNAK PENULIS LAPORAN : Menghasilkan laporan periodic maupun khusus. Laporan periodic disiapkan sesuai jadwal dan biasanya dihasilkan oleh perangkat lunak yang dikodekan dalam suatu bahasa procedural seperti cobol dsb. Laporan khusus disiapkan sebagai jawaban atas kebutuhan informasi yang tak terduga dan berbentuk database query oleh pemakai yang menggunakan query language dari dbms.

MODEL MATEMATIKA : Menghasilkan informasi sebagai hasil simulasi dari berbagai aspek operasi aritmatika maupun logika. GROUPWARE : Memungkinkan beberapa pemecah masalah bekerja sama sebagai satu kelompok untuk mencapai solusi. Mungkin pemecah masalah itu mewakili suatu komite atau tim proyek. Para anggota kelompok saling berkomunikasi baik secara langsung maupun melalui groupware.



PENGATURAN LINGKUNGAN GDSS
- RUANG KEPUTUSAN, PENGATURAN UNTUK RAPAT KELOMPOK.
- JARINGAN KEPUTUSAN SETEMPAT, JIKA KELOMPOK KECIL TIDAK MUNGKIN BERTEMU SECARA MUKA. DAPAT GUNAKAN LAN.
 -PERTEMUAN LEGISLATIF, JIKA KELOMPOK TERLALU BESAR, PERTEMUAN LEGISLATIF DIPERLUKAN.
-KONFERENSI BERMEDIA KOMPUTER, DAPAT MENGGUNAKAN KONFERENSI KOMPUTER, ATAU KONFERENSI VIDEO.   


PERTEMUAN 12
MENGEMBANGKAN SOLUSI BISNIS

Pengembangan sistem informasi adalah menyusun suatu sistem yang baru untuk merubah sistem yang lama,  kondisi yang lama adalah merupakan sebuah sistem informasi baik yang  belum menggunakan komputer maupun yang sudah menggunakan komputer

Alasan untuk mengembangkan sistem baru disebabkan beberapa hal, yaitu :
1. Adanya permasalahan pada sistem informasi yang lama.
2. Berkembangnya organisasi perusahaan.
3. Persaingan antar perusahaan
4. Untuk meraih kesempatan.
5. Dampak peraturan pemerintah

Pengadaan sistem informasi
Ada empat cara untuk pengadaan sistem informasi yaitu:
1. Membuat sendiri
2. Membeli perangkat lunak paket.
3. Melakukan outsorcing kepada pihak luar.
4. Bekerja sama antara personil perusahaan dengan pihak luar.

Dari keempat cara pengadaan sistem informasi tersebut, tentunya terdapat kelebihan dan kelemahannya, untuk itu perlu berbagai pertimbangan untuk memilih salah satu cara untuk pengadaan sistem informasi tersebut.

1. Membuat sendiri.
 Pengadaan sistem informasi dengan memanfaatkan personil perusahaan sendiri untuk membuat sistem informasi, biasanya untuk perusahaan besar  memiliki personil spesialis teknologi informasi untuk mengembangkan sistem informasi.
      
Kelebihannya:  
a)  Sistem dapat diatur sesuai kebutuhan.
b)  Dapat diintegrasikan dengan lebih baik dengan sistem yang sudah ada
c)  Proses pengembangan sistem dapat terkontrol dengan baik.
d)  Dapat dijadikan sebagai nilai tambah dan keunggulan kompetitif.
e)  Biaya pengembangan lebih murah.

Kelemahannya :
a) Memerlukan waktu yang relatif lebih lama, karena terganggu dengan kerja rutinitas.
b) Kemungkinan program mengandung kesalahan lebih besar.
c) Kesulitan user dalam menyatakan kebutuhan
d) Kesulitan pengembang untuk memahami keinginan user 


Membeli perangkat lunak paket.
Bila kebutuhan sistem informasi sangat mendesak maka  perusahaan dapat mememutuskan untuk membeli saja perangkat lunak paket yang sudah jadi, dengan sedikit memodikfikasi penyesuaian terhadap kebutuhan

Kelebihannya:  
a)  Memerlukan waktu yang lebih singkat
b)  Paket aplikasi dapat dipilih yang lebih sesuai mendukung kebutuhan
c)  Kualitas labih baik, bebas dari kesalahan, karena sudah teruji.
d)  Sebelum dibeli, user dapat melakukan uji coba.
e)  Dokumentasi sistem lengkap.

Kelemahannya :
a) Adakalanya sistem tidak dapat mendukung fungsi khusus.
b) Kemungkinan sistem tidak efisien, karena tidak dirancang secara khusus.
c) Biaya pembelian mahal.
d)   Sistem belum tentu kompatibel pada semua perangkat keras 

Melakukan outsorcing kepada pihak luar.
Pengadaan sistem infomasi diserahkan kepada pihak luar, sekaligus  pengadaan perangkat kerasnya, bahkan  ada juga pengoperasian sistem juga diserahkan kepada pihak luar, biasanya hal ini dilakukan oleh perusahaan yang benar-benar tidak memiliki personil spesialis teknologi infoirmasi

Kelebihannya:  
a)  Memerlukan waktu yang lebih singkat untuk pembuatannya.
b)  Kualitas labih baik karena dikerjakan oleh tenaga profesional
c)  Perusahaan dapat mengkonsentrasikan diri pada bisnis yang ditangani.

Kelemahannya :
a) Biaya pengadaan relatif lebih mahal.
b) Rahasia perusahaan dapat diketahui pihak luar.
c) Perusahaan menjadi sangat bergantung pada pihak luar, sehingga sangat sulit  untuk mengambil alih sistem yang sedang berjlan.


Bekerja sama antara personil perusahaan dengan pihak luar. 
Pengadaan sistem informasi dikerjakan pihak luar bekerja sama dengan personil perusahaan, biasanya pihak luar menganalisis dan merancang sistem sedangkan untuk pembuatan program, testing dan implementasi dikerjkan oleh personil perusahaan sendiri dengan binaan pihak luar.

Kelebihannya:  
a) Memerlukan waktu yang lebih singkat untuk pembuatannya.
b) Kualitas labih baik karena dirancang  oleh tenaga profesional, demikian juga   pembuatan program yang dibina oleh tenaga profesional.
c)  Personil perusahaan akan menjadi berpengalaman.
d)  Suatu saat perusahaan dapat mengambil alih sistem yang berjalan 

Kelemahannya :
a) Biaya pengadaan relatif lebih mahal.
b) Rahasia perusahaan dapat diketahui pihak lua 


PERTEMUAN 13
TANTANGAN DALAM HAL ETIKA DAN KEAMANAN

Ilustrasi Kasus Keamanan
 Pihak yang tidak bertanggung-jawab:
– memodifikasi situs Internet.
– memanfaatkan kartu-kredit untuk belanja.
– memalsukan email.
– memalsukan transaksi e-commerce.
– membuat virus komputer.
– menyerang/memacetkan saluran internet.
 Hal-hal yang ''teknis'' di atas, bersama yang ''non-teknis'' harus dipahami secara menyeluruh (holistik)

Isyu Keamanan Sistem Informasi
 Keperluan Sistem Informasi
– penjaminan INTEGRITAS informasi.
– pengamanan KERAHASIAN data.
– pemastian      KESIAGAAN         sistem Informasi.
– pemastian  MEMENUHI        peraturan, hukum, dan bakuan yang berlaku

Bidang /  Domain  Keamanan  Sistem Informasi
 Aspek keamanan Sistem Informasi
sedemikian luasnya, sehingga dapat dibagi
menjadi 11 bidang/domain/sudut pandang.
 Ke-11 bidang ini bersifat universal, sehingga
pada prinsipnya serupa untuk berbagai
sistem operasi dan distribusi (distro).
 Selintas yang ''ditinjau'' ialah itu-itu juga;
namun dari sebelas sudut pandang yang
berbeda!

11 Domain Keamanan :

 Pelaksanaan Pengelolaan Keamanan (Security
Management Practices).
 Sistem dan Metodologi Pengendalian Akses
(Access Control Systems and Methodology).
 Keamanan Telekomunikasi dan Jaringan
(Telecommunications and Network Security)
 Kriptografi (Cryptography).
 Model dan Arsitektur Keamanan (Security
Architecture & Models).
Keamanan Pengoperasian (Operations Security).
Keamanan Aplikasi dan Pengembangan
Sistem (Application and Systems Development Security).
Rencana Kesinambungan Usaha dan
Pemulihan Bencana (Disaster Recovery and
Business Continuity Plan -- DRP/BCP).
Hukum, Investigasi, dan Etika (Laws,
Investigations and Ethics).
Keamanan Fisik (Physical Security).
Audit (Auditing

1. Pelaksanaan Pengelolaan Keamanan 
Mempelajari:
– mengidentifikasi asset (informasi) perusahaan
– menentukan   tingkat     pengamanan   asset    
   tersebut
– menaksir anggaran keamanan yang diperlukan
– menyelaraskan antara anggaran yang tersedia
   dengan asset yang akan dilindungi.

2. Sistem dan Metodologi Pengendalian Akses
Mempelajari:
– mekanisme/metode pengendalian akses
– identifikasi, otentifikasi dan otorisasi
– pemantauan penggunaan sistem

3. Keamanan Telekomunikasi dan Jaringan
Mempelajari:
– teknologi dan protokol jaringan
– perangkat jaringan terkait
– aspek keamanan terkait yang terkait

4. Kriptografi 
Mempelajari:
– metoda dan teknik penyembunyian


5. Model dan Arsitektur Keamanan 

Prinsip-prinsip
– hak minimum (least previlage)
– pertahanan berlapis (defense in depth)
– pembatasan gerbang (choke point)
– titik terlemah (weakest link)
– pengamanan kegagalan (fail-safe stance)
– partisipasi total (universal participation)
– aneka pertahanan (diversity of defense)
– kesederhanaan (simplicity)

6. Keamanan Pengoperasian 

Cakupan
– pemisahan tugas dan wewenang
– alur pertanggung-jawaban (accountability)
– perekrutan Sumber Daya Manusia
– pengendalian keluaran/masukan
– pengendalian pengelolaan perubahan
– penyerangan (attack)
– penyusupan (intrusion)
– penanggulangan virus

7. Keamanan Aplikasi dan Pengembangan Sistem 

Cakupan:
– Tingkatan Kerumitan Fungsi dan Aplikasi
– Data
– Pengelolaan Keamanan BasisData
– SDLC: Systems Development Life Cycle
– metodology pengembangan aplikasi
– pengendalian perubahan perangkat lunak
– program bermasalah

8. Rencana Kesinambungan Usaha dan Pemulihan Bencana 
Cakupan:
– Indentifikasi Sumber Daya Bisnis
– Penentuan Nilai Bisnis
– Analisa Kegagalan (impact) Bisnis (BIA)
– Analisa Kerugian
– Pengelolaan Prioritas dan Krisis
– Rencana Pengembangan
– Rencana Implementasi
– Rencana Pemeliharaan

9. Hukum, Investigasi, dan Etika 

Cakupan:
– Hukum, Aturan, dan Etika
– Transaksi Elektronis
– Hak Kekayaan Intelektual
– Pembajakan
– Undang-undang keamanan dan eksport
– Penyelidikan Kejahatan Komputer
– Privasi

10. Keamanan Fisik
Cakupan:
– Kawasan Terbatas
– Kamera Pemantau dan Detektor Pergerakan
– Bunker (dalam tanah)
– Pencegahan dan Pemadaman Api
– Pemagaran
– Peralatan Keamaman
– Alarm
– Kunci Pintu

11. Audit 

Cakupan:
– Rencana Audit
– Kendali
– Tujuan Kendali
– Metoda Audit
– Testing
– Pengumpulan Bukti
– Teknik Audit Berbantuan Komputer


PERTEMUAN 14
PERUSAHAAN DAN MANAJEMEN GLOBAL TI

MENGELOLA TI
TI MERUPAKAN SUMBER DAYA BISNIS PENTING YANG HARUS DIKELOLA DENGAN BENAR.

PERENCANAAN BISNIS / TI
PROSES PERENCANAAN BISNIS/TI BERFOKUS PADA PENEMUAN PENDEKATAN INOVATIF YANG MEMASUKKAN NILAI PELANGGAN PERUSAHAAN DAN TUJUAN NILAI BISNIS PERUSAHAAN
PROSES PERENCANAAN MENGARAH PADA PENGEMBANGAN MODEL STRATEGI DAN BISNIS UNTUK BERBAGAI APLIKASI, PROSES, PRODUK, DAN LAYANAN BARU  

ARSITEKTUR TEKNOLOGI INFORMASI TI31/8/1
-TEKNOLOGI (INTERNET, SOFTWARE BISNIS)
-SUMBER DAYA DATA
-ARSITEKTUR APLIKASI
-ORGANISASI TI

CIO DAN EKSEKUTIF TI LAINNYA
DIREKTUR TI (CHIEF INFORMATION OFFICER) MENGAWASI SEMUA PENGGUNAAN TI DALAM PERUSAHAAN, DAN MENYESUAIKAN DENGAN TUJUAN STRATEGIS BISNIS.
CIO BERKONSENTRASI PADA PERENCANAAN DAN STRATEGI BISNIS / TI PERUSAHAAN. 

KEGAGALAN DALAM MANAJEMEN TI
MISAL 
SI YANG MEMBERI WAKTU RESPON YANG LAMA DAN SERING MATI.

MANAJEMEN TI GLOBAL
SEMUA AKTIVITAS GLOBAL HARUS DISESUAIKAN UNTUK MEMPERHITUNGKAN TANTANGAN BUDAYA, POLITIK, DAN EKONOMI YANG ADA DALAM MASYARAKAT BISNIS INTERNASIONAL

APLIKASI BISNIS/TI GLOBAL
APLIKASI TI YANG DIKEMBANGKAN OLEH PERUSAHAAN GLOBAL TERGANTUNG PADA STRATEGI BISNIS DAN TI SERTA KEAHLIAN DAN PENGALAMAN PARA MANAJER.
BISNIS GLOBAL MEMBUTUHKAN DUKUNGAN APLIKASI BISNIS GLOBAL.

STANDAR TI GLOBAL
MANAJEMEN ATAS STANDAR TEKNOLOGI ADALAH MENGELOLA HARDWARE, SOFWARE, SUMBER DAYA DATA, JARINGAN TELEKOMUNIKASI , DAN FASILITAS KOMPUTASI YANG MENDUKUNG OPERASI BISNIS GLOBAL. 

INTERNET SEBAGAI STANDAR 
TI GLOBAL
INTERNET, BERSAMA DENGAN INTRANET DAN EKSTRANET YANG TERKAIT, MEMBERI SALURAN INTERAKTIF YANG BERBIAYA RENDAH UNTUK KOMUNIKASI DAN PERTUKARAN DATA DENGAN PARA KARYAWAN, PELANGGAN, PEMASOK, DISTRIBUTOR.

BERBAGAI ISU AKSES INTERNET
SEBUAH ORGANISASI YG BERMARKAS DI PARIS MELAPORKAN BAHWA ADA NEGARA YANG MEMBATASI WARGA NEGARA MEREKA MENGAKSES INTERNET.

AKSES YANG DIAWASI PEMERINTAH
CINA, IRAN, ARAB SAUDI
2. AKSES PUBLIK TIDAK DIIZINKAN
BIRMA, LIBIA, KOREA UTARA, SIRIA
3. BIAYA AKSES YG TINGGI
    KAZAKHSTAN, KYRGYZSTAN
      
STRATEGI PENGEMBANGAN SISTEM
BEBERAPA STRATEGI DAPAT DIGUNAKAN UNTUK MENGATASI BEBERAPA MASALAH PENGEMBANGAN SISTEM YANG TIMBUL DALAM TI GLOBAL. SEPERTI MENGUBAH APLIKASI KANTOR INDUK KE DALAM APLIKASI GLOBAL, MEMBUAT TIM PENGEMBANGAN MULTINASIONAL, MELAKUKAN OUTSOURCING.  
STRATEGI PENGEMBANGAN SISTEM
BEBERAPA STRATEGI DAPAT DIGUNAKAN UNTUK MENGATASI BEBERAPA MASALAH PENGEMBANGAN SISTEM YANG TIMBUL DALAM TI GLOBAL. SEPERTI MENGUBAH APLIKASI KANTOR INDUK KE DALAM APLIKASI GLOBAL, MEMBUAT TIM PENGEMBANGAN MULTINASIONAL, MELAKUKAN OUTSOURCING.